5 tanda website usaha Anda perlu diperbarui
Website yang dibuat tiga atau empat tahun lalu bisa diam-diam membuat calon pelanggan pergi. Berikut lima tanda yang paling sering kami temui saat mengaudit website UMKM, beserta cara mengeceknya sendiri dalam lima menit.
Butuh lebih dari 3 detik untuk terbuka
Sebagian besar pengunjung datang dari ponsel dengan koneksi yang tidak selalu stabil. Jika halaman pertama butuh waktu lama, mereka menekan tombol kembali sebelum melihat produk Anda.
Cek dengan PageSpeed Insights dari Google. Skor mobile di bawah 50 berarti ada pekerjaan rumah: biasanya gambar terlalu besar, plugin terlalu banyak, atau hosting yang lambat.
Tampilan berantakan di ponsel
Buka website Anda di ponsel dan coba lakukan satu hal: menemukan harga atau nomor WhatsApp. Jika harus mencubit layar untuk memperbesar, atau tombol terlalu kecil untuk ditekan, tampilan belum responsif.
Informasi sudah tidak sesuai
Jam buka lama, produk yang sudah tidak dijual, atau promo yang berakhir tahun lalu membuat pengunjung ragu apakah usaha Anda masih aktif.
- Alamat dan nomor telepon terbaru
- Daftar produk atau layanan yang masih tersedia
- Foto terbaru, bukan dari tahun pertama usaha
- Tahun di footer sudah tahun berjalan
Tidak ada tanda gembok di browser
Website tanpa sertifikat SSL ditandai "Tidak aman" oleh Chrome. Pengunjung yang melihat peringatan ini jarang mau mengisi formulir, apalagi membayar. Sebagian besar hosting kini menyediakan SSL gratis.
Sulit menghubungi Anda
Website yang baik membuat langkah berikutnya jelas. Jika pengunjung harus menggulir ke paling bawah untuk menemukan kontak, Anda kehilangan peluang. Tombol WhatsApp yang selalu terlihat dan satu ajakan utama per halaman sudah cukup membuat perbedaan.
Jika dua atau lebih tanda di atas ada di website Anda, pembaruan biasanya lebih murah daripada membiarkan calon pelanggan terus pergi ke kompetitor.